Puisi Sebagai Karya Literatur Paling Lentur

Mendengar kata puisi mungkin yang terlintas di kepala kita adalah rangkaian kata-kata indah dan romantis. Iya juga tetapi bukan hanya itu tentu saja. Ayo kita jalan-jalan dulu napak tilas awalnya ada puisi.

Puisi bisa jadi adalah salah satu bentuk karya literatur paling awal dan kuno, bahkan seni berpuisi sudah ada sebelum adanya tulis-menulis. Zaman dahulu, puisi adalah media untuk berdoa, bercerita dan dilagukan. 

Seiring berkembangnya budaya berpuisi, masing-masing wilayah memiliki karakteristik puisinya sendiri. Puisi Eropa, puisi Cina, puisi timur tengah memiliki kekhasannya masing-masing. Gaya puisi barat klasik kita bisa cek dari karya Shakespeare, Sedangkan dari wilayah Timur Tengah kita pasti familiar sama syair-syair Jalaluddin Rumi.

Bagaimana dengan Indonesia? Puisi diartikan sebagai pesan yang disampaikan dengan menambah kualitas estetis pada makna semantis. Pusing ga bacanya? Oke kita drop pembahasannya. Perkembangan ragam puisi di Indonesia sangat meluas, dari segi linimasa, ada jenis puisi lama seperti pantun, puisi baru seperti ode. Dari segi bentuk ada sekstet dan septima. Tambah pusing yah? Udahan ah.

Puisi bukan sekadar untuk mencurahkan perasaan dan menyatakan cinta. Puisi juga bisa ditulis sebagai suara perlawanan seperti yang ditulis Wiji Thukul misalnya. Atau Maria Angelou yang mencurahkan kegelisahannya terkait HAM di Amerika sana

Catatan Najwa yang biasa dibawakan untuk membuka dan menutup acara Mata Najwa -dan sudah ada yang dibukukan- menjadi cara berpuisi untuk menyampaikan kepedulian atau kritik terhadap masalah politik dan sosial.

Karya puisi kontemporer dan modern sekarang bahkan meluas topiknya sampai ke kesehatan mental dan aktivisme. Melalui media Instagram, meluas tren instapoet seperti Rupi Kaur. (Baca juga : Rekomendasi 5 Akun Instapoet Indonesia) Ada juga spoken word poetry, yang mengekspresikan puisi dengan cara performing, para penyair ini mengangkat berbagai macam topik, isu-isu seperti rasisme, kesetaraan, trauma, pokoknya benar-benar tanpa batas. 

Berhubung puisi adalah karya seni paling lentur, berpuisi yuk!.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s