Membaca Novel itu Hobi yang Produktif kok!

Jadi begini, ada yang berpendapat di Twitter bahwa hobi membaca novel banyak-banyak itu sia-sia, yang berbicara begini katanya waktu masih SMA menghabiskan banyak waktu membaca novel dan merasa tidak mendapat manfaatnya.

Begini isi cuitannya “Percayalah suatu saat bakal menyesal baca2 novel. hehehehehhe gue pernah ada di posisi ini kerajinan baca novel waktu SMA. Dan sekarang menyesal menghabiskan waktu sia-sia.

Sudah menjadi hal umum bahwa membaca fiksi memiliki banyak manfaat. Meskipun manfaatnya tidak terlalu kelihatan dan terasa kecuali kita mau ambil waktu untuk merefleksikan yang kita baca. Manfaatnya tidak kelihatan karena kemampuan yang meningkat adalah soft skill yang tidak mudah untuk diukur, seperti empati, daya imajinasi, daya fokus, daya berfikir kritis sampai kemampuan mengambil keputusan.

Tau nggak kenapa aku suka banget sama diskusi buku? Karena satu buku yang sama memberikan pengalaman yang beda untuk orang berbeda, dan itu seru banget untuk didiskusikan. Menarik sekali menyimak pengalaman membaca seseorang yang bisa menggali manfaat yang berbeda dengan kita. Dengan diskusi buku, kita bisa mendapat kesan-kesan seru seperti ‘kok bisa?’, ‘hah? aku nggak ngeh loh’, dan ‘ooh aku tuh nggak ngerti bagian situ’. Karena, sebelum membaca novel tertentu, kondisi pembaca sudah memiliki pengetahuan, pengalaman dan bias-bias yang berbeda. Novel yang tidak memberi kesan untuk kita bisa saja sangat bermanfaat bagi orang lain, bahkan mungkin mengubah cara pandang dia dalam hidup.

Kalau kita tidak merasa mendapat manfaat dari membaca, mungkin juga cara membaca kita yang salah. Mungkin bisa dicoba teknik deep reading alias baca pelan-pelan dan hayati. Lagipula, kalau memang suka dan hobi, kita tidak perlu mendapat manfaat yang muluk-muluk kok. Bisa merasa bahagia, pelarian dari rasa bosan, atau untuk mengisi luang itu sudah manfaat yang luar biasa. Membaca novel tidak membuang-buang waktumu, tetapi membaca novel merupakan cara menghabiskan waktumu yang berharga secara menyenangkan. Coba diingat-ingat lagi novel favoritmu bertahun-tahun lalu, apa kamu menyesal membacanya atau itu kenangan indah buat kamu?