Sherlock Holmes, Antara Karakter di Buku, Serial & Film.

Sherlock Holmes aslinya adalah novel detektif klasik karya Sir Conan Doyle. Sherlock Holmes sudah diadaptasi berkali-kali ke layar kaca. Bagi kita di generasi sekarang, pasti familiar dengan adaptasi film yang dibintangi Robert Downey Jr dan series yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch. Dua-duanya adalah bintang besar dengan skill akting yang luar biasa, Menariknya, penggemar Sherlock Holmes bisa melihat perbedaan jelas dari sifat dan karakter dua Sherlock Holmes ini, Terjadi penekanan yang berbeda di dua karakter Sherlock dengan tetap mempertahankan sifat-sifat esensial di novel, seperti cerdas dan berpengetahuan dalam berbagai macam bidang, perokok dan pengguna narkotik, deduktif, taktikal dalam bela diri, dan ahli dalam menyamar. Oh ya, dua-duanya juga bicara dengan cepat tapi gayanya berbeda, RDJ lebih ekspresif, sedangkan Benedict berwajah datar. Mereka juga sama-sama bermusuh utama Professor Moriarty.

Robert Downey Jr memerankan Sherlock yang lebih jenaka dan komikal. Dia juga cenderung tidak stabil, tidak berhati-hati dalam mengkonsumsi obat, dan sangat bergantung pada Watson.

Di sisi lain, Sherlock Holmes yang dibintangi oleh Benedict Cumberbatch digambarkan sebagai karakter arogan dan tidak sensitif. Hal ini agak kontras dengan karakter di buku yang mana dia penyabar dan pendengar yang baik. Baik Sherlock Holmes di novel atau di series, sama-sama digambarkan sangat faham akan karakteristik dan perilaku manusia, tetapi masing-masing karakter menunjukkan cara yang berbeda ketika menonjolkan kemampuan ini. Sherlock di serial tv lebih insensitif dan menyebalkan, sedangkan Sherlock di buku lebih empatik.

Di novel, Sherlock itu karakter yang sangat sopan dan berkelas, tidak angkuh seperti versi Benedict Cumberbatch, dan tidak sekonyol versi RDJ.

Sherlock juga mengkonsumsi obat-obatan secara lebih terkontrol, tidak seperti RDJ yang sampai overdosis. Mengenai kebiasaan merokok, ada adegan di serial Sherlock yang aku suka, ketika Sherlock menggunakan plester nikotin dan Watson mempertanyakannya, Sherlock menjawab “three patch problem”, di buku dialognya adalah ” three pipe problem”, karena Sherlock di novel merokok dengan pipa. Three pipe problem sendiri adalah idiom yang berarti masalah yang sangat kompleks.

Jadi kamu lebih suka Sherlock Holmes yang eksentrik seperti RDJ, dingin seperti Benedict Cumberbatch atau yang elegan seperti versi asli di buku?